Sebutir debu
Tak pernah di pandang mengangumkan
Meski ia bagian putihnya pasir dalam hamparan
Tak pernah menarik untuk dilirik hati
Meski ia bagian dari pesonanya tepian pantai
Tak pernah di pandang mengangumkan
Meski ia bagian putihnya pasir dalam hamparan
Tak pernah menarik untuk dilirik hati
Meski ia bagian dari pesonanya tepian pantai
Sebutir Debu
Terbang bersama angin yang berhembus
Hanyut dibawa air yang berarus
Sirna dalam cahaya yang mulai terbungkus
Terbang bersama angin yang berhembus
Hanyut dibawa air yang berarus
Sirna dalam cahaya yang mulai terbungkus
Umpama Sebutir Debu adalah Aku
Demikiannya debu merupakan Aku
Cerita tentang debu pun adalah Aku
Bait – Bait debu pun merupakan Aku
Demikiannya debu merupakan Aku
Cerita tentang debu pun adalah Aku
Bait – Bait debu pun merupakan Aku
Aku tak memiliki arti
Jika tak Kau hidupkan diri
Jika tak Kau tuntun langkah kaki
Jika tak Kau bombing suara hati
Jika tak Kau hidupkan diri
Jika tak Kau tuntun langkah kaki
Jika tak Kau bombing suara hati
Aku tak memiliki makna
Kecuali karena Kau yang bertahta
Kecuali karena Kau yang bijaksana
Kecuali karena Kau yang sempurna
Kecuali karena Kau yang bertahta
Kecuali karena Kau yang bijaksana
Kecuali karena Kau yang sempurna
Tak dicintaimu menjadikanku Debu
Tak dirahmatimu mengukuhkanku Debu
Tak dirahmatimu mengukuhkanku Debu
Tapi bersamaMu
Aku menjadi Aku karenaMu
Aku menjadi Aku karenaMu